Tips berasal dari Tiki Untuk UMKM Kirim Barang ke Luar Negeri

Tips berasal dari Tiki Untuk UMKM Kirim Barang ke Luar Negeri

mendukung perkembangkan product ekspor UMKM di Indonesia, Tiki berbagi tips agar UMKM mampu melakukan pengiriman internasional lewat jalan hawa dengan enteng dan tanpa kendala.

Ahmad Kurtubi, Senior Marketing & Sales Manager Tiki mengatakan tersedia tiga perihal penting yang perlu diperhatikan kala dapat melakukan pengiriman internasional yaitu syarat penerimaan kargo, bea dan pungutan pajak lainnya yang dikenakan, dan tipe fasilitas pengiriman yang dapat digunakan Tarif Ekspedisi Surabaya Balikpapan .

“Masih banyak para pelaku UMKM yang melakukan pengiriman ekspor impor, namun belum menyadari betul kriteria pengiriman internasional via hawa agar sering berlangsung halangan yang sebabkan keterlambatan pengiriman atau ongkos kiriman yang selanjutnya membengkak,” tuturnya (26/03/2020).

Ia menjabarkan aspek-aspek penting dalam pengiriman internasional sebagai syarat penerimaan kargo. Pertama, pengiriman internasional via hawa merujuk terhadap ketentuan berasal dari The International Air Transport Association (IATA) The Air Cargo Tariff (TACT) tersedia lebih dari satu perihal yang perlu diperhatikan mengenai kelengkapan dokumen agar kargo mampu masuk dalam kategori Ready For Carriage.

Kedua, Air Way Bill – perlu diisi dengan lengkap dan benar sesuai dengan ketentuan TACT Rules pada lain informasi pengirim dan penerima, tipe dan isikan barang perlu mirip dengan pengakuan dan berat barang kiriman, ukuran dimensi, dan kode atau kategori barang.

Ketiga, dokumen lengkap, penting untuk menegaskan kelengkapan dokumen penunjang untuk kebutuhan pengiriman sebelum barang diserahkan kepada jasa kurir.

Kelengkapan dokumen berikut adalah shipping instruction yaitu, surat perintah pengiriman berasal dari pengirim barang kepada penyedia jasa kurir. Invoice, ini merupakan dokumen yang berisi data-data barang kiriman dengan mencantumkan harga barang. Dan jangan lupa packing list yaitu dokumen yang berisi data-data barang kiriman berisi tipe barang, berat, ukuran dan jumlah barang.

Dan terakhir, terkecuali dibutuhkan tambahan lainnya sesuai tipe barang yang dapat dikirim, terutama untuk kiriman tertentu seperti barang yang memiliki kandungan cairan atau unsur berbahaya, barang yang berasal berasal dari kayu, pengiriman makanan dan buah-buahan, pengiriman hewan dan sebagainya kebanyakan perlu tambahan dokumen pendukung yang menegaskan keamanan dan keselamatan berasal dari barang kiriman terhitung Shipper Declaration for dangerous goods, dan Shipper certification for live animals.

Juga, Packaging & Labelling. Jadi isikan berasal dari setiap kiriman perlu dikemas secara baik sesuai dengan batas normal transportasi dan diberikan label sesuai tipe kiriman. Barang yang memiliki kandungan unsur cairan/ unsur beresiko perlu dikemas berdasarkan ketentuan IATA Dengerous Goods, untuk pengiriman hewan hidup mengacu terhadap ketentuan IATA live animal regulation.

Terkait bea dan pungutan pajak lainnya yang dikenakan, tersedia dua macam bea yang dikenakan terhadap barang kiriman internasional, yaitu bea masuk (untuk barang-barang yang masuk ke lokasi Indonesia atau impor), dan bea terlihat (untuk barang-barang yang dikirim berasal dari lokasi Indonesia atau ekspor). Kedua bea ini mempunyai ketentuan tarif yang dikenakan sesuai dengan tipe dan nilai barang merujuk terhadap Buku Tariff Kepabean Indonesia.

Ahmad mengatakan tersedia lebih dari satu tipe fasilitas pengiriman internasional pada lain fasilitas Door-to-Door (barang dijemput di alamat pengirim dan dikirim ke alamat penerima), Door-to-Port (barang dijemput di alamat pengirim dan dikirim sampai bandara tujuan), dan Port-to-Port (barang dijemput di bandara asal dan dikirim sampai bandara tujuan.

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *